Mbah Maridjan Meninggal Dunia dalam kondisi bersujud di kamarnya. Begitulah gambaran dari isu-isu nyata yang sedang marak. Mayat berpakaian batik di dalam kamar rumah Mbah Marijdan diduga merupakan salah satu korban tewas Gunung Merapi Meletus 26 Oktober 2010.
Tak jauh dari rumahnya di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan, dikabarkan telah meninggal dunia dalam keadaan sujud, berarti beliau telah selesai menjalankan kewajibannya menjaga Merapi sampai akhir hayat.
Inilah sosok PANGLIMA DARI MERAPI
ALLAHUAKBAR !!!
Tak jauh dari rumahnya di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan, dikabarkan telah meninggal dunia dalam keadaan sujud, berarti beliau telah selesai menjalankan kewajibannya menjaga Merapi sampai akhir hayat.
Inilah sosok PANGLIMA DARI MERAPI
ALLAHUAKBAR !!!
![]() |
| Dalam Keadaan Sujud |
![]() |
| Ialah Panglima |
![]() |
| Seharusnya Kita Malu |
SELAMAT TINGGAL MBAH, SUJUDMU AKAN SELALU DIKENANG.
MBAH MARIDJAN adalah juru kunci sekaligus menjaga Gunung Merapi. Beliau diperintahkan Sultan untuk menjaga Merapi. Beliau digaji sebesar 5.600 rupiah per bulannya. Namun ini bukan tujuan utamnya, MBAH MARIDJAN sampai mati akan selalu menjadi PANGLIMA MERAPI.
Semoga Amal Baikmu Diterima di Sisi-NYA (amin)



No comments:
Post a Comment